![]() |
| Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad pada kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Foto: PCNU Kabupaten Bogor |
Kabupaten Bogor – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor memperkuat soliditas kader melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang diikuti jajaran pengurus NU dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor pada Sabtu.
Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat daerah.
“Kami mengundang seluruh pengurus PCNU Kabupaten Bogor baik jajaran Syuriah, Mustasyar dan Tanfidziyah serta Ketua Tanfidziyah dan Rois Syuriah MWCNU dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor,” kata Abdul Somad.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga melibatkan unsur pimpinan badan otonom NU di Kabupaten Bogor seperti GP Ansor, Banser, Muslimat NU, Fatayat NU, Pergunu, JQH, Jatman, Sarbumusi, PMII, Pagar Nusa, IPNU dan IPPNU.
Menurut dia, kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bogor, khususnya dalam momentum Ramadhan yang sarat nilai silaturahmi.
“Alhamdulillah semua hadir dalam kebersamaan yang sangat hangat di acara yang kami kemas sebagai momen buka puasa bersama dan silaturahmi di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Abdul Somad menuturkan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat peran NU dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ia menekankan pentingnya seluruh komponen NU di Kabupaten Bogor untuk terus bersinergi, merawat soliditas organisasi serta memperluas jangkauan kemanfaatan bagi masyarakat.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh komponen NU di Kabupaten Bogor untuk senantiasa saling bersinergi, merawat dan memperkuat soliditas serta memperluas jangkauan kemanfaatan Harakah An-Nahdliyah bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kesadaran kolektif semacam ini harus terus dioperasionalkan oleh seluruh kader NU dalam setiap aktivitas organisasi maupun pengabdian di tengah masyarakat.
Menurut dia, jika semangat kebersamaan tersebut terus dijaga, maka berbagai agenda organisasi yang dijalankan oleh kader NU dapat menjadi penggerak bagi pertumbuhan organisasi sekaligus kekuatan sosial yang produktif.
“Jika kesadaran ini terus dioperasionalkan secara baik dan maksimal, maka setiap agenda yang dikerjakan oleh kader NU akan menjadi nutrisi bagi pertumbuhan organisasi NU sebagai lokomotif dan kekuatan sosial yang produktif dan transformatif,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan NU di Kabupaten Bogor diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat sekaligus mendukung kemajuan daerah.
“NU harus menjadi kekuatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bogor,” ujar Abdul Somad.
